Pencarian Jodoh

Semasa hidupnya, Bapak pernah berwasiat kepadaku agar aku segera menikah. Katanya, Bapak ingin melihat aku menikah dan bisa bermain dengan cucunya nanti. Namun sayangnya hal itu tidak terjadi. Bapak sudah terlebih dahulu meninggalkanku. Beliau sudah meninggal sekitar 3 minggu yang lalu.

Sepeninggal Bapak, keluarga mendukungku untuk segera mewujudkan keinginan Bapak tersebut. Aku juga menginginkan untuk menikah. Tapi hingga saat ini calon pendampingku itu belum juga aku temukan.

Ceritanya ada teman Ibu yang bernama Bi Enok yang ingin memperkenalkanku dengan anak tetangganya. Mendengar kabar gembira itu, Ibu segera menelpon dan menyuruhku pulang ke rumah. Bi Enok pun mengatur waktu pertemuan antara aku dan calonku itu. Tepat jam 4 sore, aku pergi ke rumah Bi Enok ditemani oleh tante, kakak ipar dan seorang penunjuk jalan.

image

Namanya adalah Poppy. Cantik, tinggi dan masih berusia 24 tahun. Dia berkerudung, jadi seorang guru di Ciamis dan rumahnya terletak di dekat rumah Ibu. Jarak perjalanan 15 menit. Semua kriteria itu pas dan sesuai dengan keinginanku, terutama keinginan Ibu.

Sampai di rumahnya, aku disambut oleh Ibu, tante, kakak dan saudaranya yang lain. Kami bicara banyak hal satu sama lain antara keluargaku dan keluarganya. Hari itu adalah acara perkenalanku dengan Poppy. Aku pun meminta nomor telpon dia agar aku bisa PDKT dengannya. Jika melihat respon dari keluarganya, mereka setuju jika aku menikah dengannya.

Tapi, ternyata tidak semua yang kamu inginkan sesuai dengan harapan. Setelah aku mendapatkan nomor telponnya, aku segera menghubungi Poppy. Dia membalas chat seperlunya bahkan dengan tulisan yang sangat pendek. Seperti Ya, nggak, oh, lagi ngajar dan lain-lain. Awalnya aku berpikiran bahwa dia memang sedang sibuk atau hapenya dicas. Namun, aku sadar bahwa perempuan ini memang tidak mau denganku. Aku sudah berpengalaman berkenalan dengan beberapa perempuan yang pernah dekat denganku atau yang pernah jadi pacarku. Aku tahu, mana perempuan yang benar-benar suka sama kamu atau yang cuek bahkan yang sama sekali tidak mau memberikan respon kepadamu. Aku tahu itu. Oleh karena itu, ia aku tinggalkan. Aku harus meninggalkan yang meragukan. Harusnya Poppy bilang saja terus terang kepadaku bahwa dia memang tidak mau atau seandainya dia sudah punya pacar, langsung saja katakan.

Nih, ya bagi semua perempuan yang sedang menjalani perjodohan oleh orang tuanya, jika kamu memang tidak suka dengan laki-laki yang dijodohkan kepadamu, kamu harus bilang kepada si laki-laki itu dan keluarganya bahwa kamu memang tidak mau. Jangan bersikap kekanak-kanakan yang diam, tidak merespon dan ditelpon juga tidak diangkat.

Tentang Poppy aku belajar bahwa perempuan ini mau menemuiku karena orang tua yang menyuruhnya. Padahal ia sendiri sebenarnya tidak mau. Di hadapanku dan orang tuanya dia bilang mau berkomunikasi denganku dan menerima silaturahim dari keluargaku tapi pada kenyataannya dia tidak mau. Hmm.. sepertinya aku telah menemui Joker yang lain dalam hidupku.

Advertisements