Recharge Energy

Sepeninggal Almarhum Bapak, aku merasakan ada yang hilang dari diriku. Bukan hanya sosok ayah tapi sebagian semangat pun ikut hilang. Alhasil, beberapa target tulisanku untuk blog Ishfah Seven menjadi tertunda. Aku menyadari kalau aku tidak boleh begini terus. Aku harus tetap semangat untuk menulis. Nah, hari sabtu di minggu ini adalah 40 hari meninggalnya Bapak. Aku berharap aku bisa tenang dan bisa kembali mengumpulkan energi dan semangatku untuk menjalani kehidupan di masa yang akan datang.

Halangan dan rintangan itu pasti akan ada. Seperti yang diceritakan oleh kakakku bahwa menurut Ajengan Rozaq (salah satu ustadz di kampung halaman) mengatakan ada mahkluk gaib yang dikirimkan kepadaku untuk mengganggu kehidupanku, terutama masalah jodoh. Katanya, si makhluk gaib ini dikirim oleh mantan pacarku untuk menggoda, menutupi bahkan menggangguku dalam masalah pencarian jodoh. Alasannya ia sakit hati dan tidak mau melihat aku bahagia.

Namun, terlepas dari benar atau tidaknya, aku akan berpikir positif saja. Jika benar seperti itu, maka sungguh picik dan jahatnya dia hingga mau berbuat sejauh itu. Berarti keputusan aku untuk meninggalkan dia adalah benar karena terbukti ia bukanlah orang baik. Kedua, jika hal ini salah maka aku akan menjadikannya pelajaran supaya aku bisa lebih berhati-hati dalam berucap, bertingkah laku dan aku harus benar-benar bisa mengontrol diri.

Aku yakin perlahan demi perlahan aku bisa terus memperbaiki diri. Komentar jelek dan buruk dari orang lain tentangku akan aku jadikan sebagai cambuk penyemangat. Aku tidak mau membuktikan kepada mereka jika aku yang benar dan mereka yang telah salah menilaiku. Yang akan aku lakukan adalah aku harus bisa memastikan bahwa aku sudah bisa lebih baik dari diriku yang sebelumnya. Baik dari segala sisi dan aspek kehidupan.

Setiap orang yang melakukan kebaikan pasti akan ada pembencinya. Nabi Muhammad pun memiliki banyak pembencinya baik yang sembunyi-sembunyi atau terang-terangan. Beliau juga pernah terkena sihir atau guna-guna. Hal tersebut merupakan sebab turunnya surat Al-Falaq. Kita dianjurkan membaca surat ini untuk menghindarkan diri dari godaan orang yang berniat jahat kepada diri kita.

image1). Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh
2). Dari kejahatan makhluk-Nya
3). Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita
4). Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul
5). Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki

Orang semulia dan seluhur Nabi saja ada pembencinya. Apalagi aku yang derajatnya jauh di bawah beliau, para sahabat nabi, ulama, mujahid dan orang-orang saleh. Nabi bisa mengatasi semuanya karena keluhuran akhlaq, budi pekerti yang santun dan yang paling utama adalah keimanannya yang tinggi kepada Allah.

Aku juga ingin meneladani sifat dan akhlaq Nabi. Aku berharap aku bisa terlepas dari semua belenggu yang selama ini membatasi langkahku. Belenggu yang menahanku dari jodoh, karir dan tempat tinggal. Aku berdoa agar Allah senantiasa melindungiku dari godaan setan yang terkutuk. Amin

Advertisements