Tarbiyat Ruh

Tarbiyaturruh adalah kalimat yang aku dengar pada saat ceramah ba’da dzuhur kemarin di Masjid Sahid Nurul Iman Sudirman. Kalimat tersebut bermakna pembelajaran atau latihan jiwa. Hal ini berkenaan dengan cara kita melatih diri untuk bisa berpuasa dengan baik dan menjalankan segala hal wajib dan sunnahnya.

Di awal Ramadhan, kebiasaan dari kita adalah banyak memenuhi masjid-masjid untuk beribadah. Namun, semakin hari semakin berkurang dan berpindah ketertarikannya ke mall atau pasar untuk berbelanja. Hal ini harus kita cermati dan hindari. Jangan sampai di Ramadhan tahun ini kita hanya mendapatkan puasa orang awam yaitu pahala puasa hanya sekedar menahan lapar dan haus saja.

Tekadkan dalam diri untuk serius dalam menjalankan ibadah puasa, tarawih dan tadarus Al-Qur’an serta ibadah lainnya. Jiwa ini perlu dilatih agar bisa mendapatkan ketenangan batin dengan terus-menerus mengingat Allah. Hal ini diperlukan agar tidak hanya semangat ibadah di Ramadhan saja tetapi yang terpenting adalah semua hal baik ini harus bisa dilanjutkan hingga ke bulan berikutnya.

Memang akan banyak halangan dan ujiannya. Yang paling terlihat jelas adalah rasa malas dan godaan makanan. Keduanya bisa menahan kita untuk beribadah. Ajakan dari teman untuk main-main juga mesti kita hindari.

Lepas dari semua itu, aku harus bisa semangat menjalani satu bulan. Bulan yang penuh keberkahan dan ampunan ini tidak boleh dilewatkan begitu saja. Bismillah… semoga Allah senantiasa menuntun aku dalam menjalani kehidupan ini.

Advertisements