Survival Game

Bagi seorang gamer, bermain game adalah hobi dan rutinitas yang selalu ia lakukan setiap hari. Ia akan meluangkan waktu khusus hanya untuk bermain game. Hal ini bisa disebut baik dan buruk, tergantung bagaimana seorang gamer bisa mengatur waktu. Jangan sampai ia keasyikan main games dan melalaikan kewajibannya.

Secara umum, sebuah permainan (game) terdiri dari beberapa tingkatan atau level yang berbeda. Mulai dari yang mudah dan terus meningkat hingga permainan dirasakan susah karena rintangannya semakin banyak atau goal-nya semakin rumit dan musuh-musuh semakin kuat dan hebat.

Bermain game bisa membantu gamer untuk melatih kemampuan otak dan keterampilan tangan, mata dan pikirannya. Beda permainan, beda pula tantangannya. Jika gagal dalam satu level, gamer akan mengulangi permainan hingga bisa menuntaskannya. Bahkan jika ia sudah menyelesaikan sebuah game, ia akan mencari game lainnya dan mencoba untuk memainkannya. Game apapun itu.

Disadari atau tidak, semua manusia di dunia adalah gamer. Kita semua berada dalam sebuah permainan dengan tingkat kesulitan yang sangat beragam dan membutuhkan otak dan keahlian yang mumpuni. Kita sedang memainkan Survival Game (Permainan Bertahan). Ya, sebuah permainan untuk bertahan dalam kehidupan di dunia. Ada banyak sekali target di setiap level kehidupan dan sangat banyak musuh yang ingin menjatuhkan kita.

Selama kamu hidup, kamu akan terus bermain dalam Survival Game. Makanya tidak heran, jika banyak sekali orang yang berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan posisi, jabatan, status sosial dan lain-lain. Semua itu hanya untuk bertahan hidup. Namun, tidak sedikit juga yang melakukannya dengan cara-cara yang licik dan curang.

Permainan ini hanya akan selesai jika kamu sudah menutup mata dan sudah tidak bernyawa. Hingga saat itu tiba, kita semua masih harus berusaha untuk menyelesaikan setiap goal dalam setiap level kehidupan. Mulai dari bayi, anak-anak, remaja dan dewasa. Semuanya diharuskan untuk bertahan hidup.

Kamu akan kalah, saat kamu menyerah dan berhenti untuk memperjuangkan kehidupanmu. Setiap orang pasti memiliki masalah dan ujian di dalam hidupnya. Saat kamu kehilangan arah, maka kembalilah dan dekatkan dirimu kepada Allah, Sang Maha Pencipta. Karena hanya kepada-Nya kita bisa meminta pertolongan dan perlindungan.

life-is-a-game

Sama seperti yang lainnya, aku juga sedang memainkan Survival Game. Saat ini, aku sudah menjadi suami dan memiliki keluarga kecil, Selain ada aku dan istri, beberapa bulan ke depan, kami akan kedatangan anggota baru di keluarga yaitu seorang anak yang sekarang sedang dikandung oleh istriku.

Cara aku bertahan hidup saat masih lajang dan sekarang ketika sudah menikah tentunya sangat berbeda. Dulu, aku hanya memikirkan diriku saja. Saat gajian, aku gunakan uang itu untuk memenuhi semua kebutuhanku. Sekarang aku harus membaginya dengan istri dan kebutuhan rumah tangga.

Tantangan yang aku hadapi di Survival Game kali ini adalah bagaimana aku bisa mengatur keuangan dengan gaji yang sama tapi harus bisa menghidupi dua orang.

Tiga bulan pertama di pernikahanku, aku cukup merasa kesulitan dalam hal keuangan. Ternyata ada banyak kebutuhan rumah tangga yang sebelumnya bahkan tidak aku pikirkan bahwa itu ada dan diperlukan.

Satu-satunya cara yang aku tahu agar bisa keluar dari permasalahan ini adalah dengan menambah penghasilan. Seperti pindah kerja di kantor yang memberikan gaji lebih besar daripada yang sekarang atau aku harus punya bisnis tertentu untuk menjual barang-barang yang dibutuhkan orang lain.

Berbagai macam opsi sudah aku coba seperti apply kerja secara online atau ada informasi pekerjaan dari teman. Namun sayangnya, belum ada yang memanggilku untuk bekerja. Padahal aku sudah tidak betah, bosan dan jenuh bekerja di tempat yang sekarang.

Bisakah aku menyelesaikan permainan kali ini?

Advertisements