Bintang dan Bulan

Langit malam hari selalu memikatku. Bahkan sejak aku masih kecil. Walau malam ini tak ada bintang yang bermain di angkasa, tapi hatiku masih bisa tenang saat pulang ke rumah. Meskipun masalah setiap hari tak bosan-bosan datang berkunjung, rasanya semua itu seakan sirna saat aku bertemu dengan istriku di rumah. Senyuman manisnya saat menyambutku pulang jauh lebih bersinar daripada kilauan batu permata.

Aku membuka tirai dari jendela kamar. Aku melihat langit untuk yang kedua kalinya. Walau bintang memang tidak terlihat malam ini namun tidak berarti mereka tidak berada di sana. Aku tahu mereka masih ada di angkasa. Hanya awan yang menutupinya dan enggan memperlihatkan mereka kepadaku. Tapi tak apa. Malam ini aku puasa melihat bintang. Semoga esok atau lusa, mereka bisa kembali hadir di langit sana. Bercahaya laksana mata ribuan malaikat yang sedang mengintip penduduk Bumi.

Para bintang memang sedang tidak terlihat namun di atas sana masih bertengger Sang Dewi Malam. Bulan terasa begitu anggun menciptakan kedamaian di dalam hati semua insan di Bumi. Aku pun menutup tirai dan berbaring di atas tempat tidur. Sepertinya aku akan mimpi indah malam ini.

Advertisements