Jadi Pindah?

Jumat, 12MAY17

Begitu Mas Lase mengumumkan tentang rencana perpindahan kantor dari Citiwalk ke Cengkareng itu akan benar-benar terjadi, aku dan rekan kerja yang lainnya hanya bisa mengatakan ‘Ternyata pindahannya jadi ya’ dengan wajah yang lesu dan tak ada semangat. Staff HRD itu menginformasikan bahwa waktu perpindahannya setelah lebaran tahun ini. Jadi kurang dari dua bulan lagi kantor EC Citiwalk akan pindah ke Cengkareng.

Hal ini terasa berat karena para karyawan yang saat ini berada di Citiwalk, tempat tinggalnya saja sudah jauh dari kantor. Apalagi kalau kantornya berada di Cengkareng. Jaraknya lebih jauh dan pastinya membutuhkan ongkos transportasi yang lebih besar. Tidak ada kompensasi apa-apa seperti penggantian uang transport atau hal lainnya. Perusahaan hanya ingin memindahkan lokasi tempat kerja kami. Itu saja. Masalah kita itu keberatan atau tidak, kejauhan atau tidak, nyaman atau tidak, mereka tidak ambil pusing. Kami hanya diberikan pilihan apakah mau ikut pindah dan tetap kerja di sana atau pilihan kedua adalah tidak ikut pindah dan mengundurkan diri.

Kertas daftar nama yang akan ikut pindah sudah diisi semua. Kami menuliskan YA dengan artian akan ikut pindah. Namun sebenarnya itu adalah jawaban putus asa. YA, karena kami belum mendapatkan pekerjaan baru. YA, karena kebanyakan dari kami sudah berkeluarga sehingga mau tidak mau tidak boleh keluar kerja tanpa mendapatkan penggantinya. YA, karena kalau kita menulis TIDAK maka spot atau posisi orang itu akan segera digantikan oleh orang lain.

Advertisements