Sang Penista VERSUS Sang Penjaga

Minggu, 21MAY17

Awal Februari silam, Fadli Dzon membuat sebuah sajak tentang seorang penista agama. Di dalam sajaknya ia tidak menyebutkan nama seseorang. Namun, tanpa ia melakukannya sekali pun, kita tahu siapakah orang yang dimaksud.

Menurutku, apa yang ia tulis merupakan curahan dari hatinya. Segala keresahan hati dan unek-uneknya tentang ‘seseorang’ yang telah banyak membuat banyak orang terluka akibat ucapan dan perbuatannya.

#

Terinspirasi dari sajak ini, aku pun telah membuat sebuah puisi yang sedikit banyak menggambarkan perilaku dua orang yang berbeda. Yang satu sebagai Perusak dan laiinnya sebagai Penjaga.

Sang Penjaga Lisan

Lisan adalah cerminan dari hati

Bila hati bersih, lisan kian bersih

Bila hati kotor, lisan kian kotor

.

Lisan ialah pantulan dari jiwa

Jiwa yang tenang, bicara jadi tenang, orang pun senang

Jiwa yang gelisah, bicara jadi susah, orang mencapmu payah

.

Lisan merupakan buah dari pemikiran

Jika dalam pemikirannya, teraturlah bahasanya

Jika dangkal pemikirannya, kacaulah tutur katanya

.

Wahai engkau, manusia akhir zaman

Pilihlah sesuai hati, jiwa dan pemikiran

Apakah kamu itu Si Perusak Lisan ataukah Sang Penjaga Lisan?

.

Si Perusak senantiasa merusak

Menyakiti, menghina, mengolok, menuduh dan menjebak

Semua orang ia palak, bajak dan injak-injak

.

Tak ada kamus santun dalam diri Si Perusak

Tak ada istilah bijak dalam benak dan otak

Ia semakin jahat dan kian tamak

.

Atau engkau memilih menjadi Sang Penjaga

Semua hal ia jaga, baik hati dan jiwa

Lisan ia jaga, perbuatan ia jaga

.

Wahai engkau, manusia akhir zaman

Jagalah lisanmu agar selamat hidupmu

Jagalah ucapanmu agar tenang hidupmu

.

Wahai, saudaraku yang seiman

Jagalah lisanmu agar tak menyakiti saudaramu

Jagalah lisanmu agar kau dicintai Allah dan Rasullullah

.

Semuanya pasti akan sulit sebelum menjadi mudah

Semuanya terasa berat sebelum menjadi ringan

Semua bisa dibiasakan asalkan kamu paksakan

.

Jagalah…

Jagalah…

Jagalah…

Karena engkaulah Sang Penjaga Lisan

(SUMBER : Ishfah Seven – Sang Penjaga Lisan)

Advertisements