Jawab Salam

Selasa , 30MAY 17

Semenjak tinggal di Jakarta, lambat laun aku mulai bisa membaca perilaku orang-orang di sekitarku. Terutama, teman-teman di kantor yang banyak aku habiskan waktu bersama mereka. Untuk hal-hal yang positif bisa aku ambil pelajaran dari mereka. Seperti dari rekan kerja yang usianya berada di atasku. Banyak sekali pengalaman yang mereka miliki, baik pengalaman kerja atau pengalaman berumah tangga. Keduanya bisa aku cermati dan pelajari dengan baik.

Seperti sebuah koin yang memiliki dua sisi, selain hal positif tadi, ada juga hal negatif. Bolos kerja? Telat datang ke kantor? Cuti seenaknya? Berisik di ruangan kerja?

Itu semua hal negatif yang selalu terjadi di kantorku yang katanya tecinta ini. Tapi saat ini, hal yang ingin aku ceritakan adalah tentang menjawab salam.

Kalau bertemu orang dan menyapa dengan salam (Assalamualaikum) maka sebagai umat Islam, aku wajib menjawabnya. Itu lumrah terjadi. Karena memang seharusnya seperti itu.

Tetapi hal yang membuatku jengkel adalah kalau salam yang aku tulis di sebuah chat (misalnya Whatsapp), kebanyakan orang tidak balas menjawabnya. Menurutku, ucapan salam tidak hanya berlaku saat berhadapan langsung dengan orang.

Media sosial seperti Whatsapp adalah wadah untuk silaturahim antara satu orang dengan orang lainnya. Karena jarak yang jauh, atau karena tidak bisa menelpon, biasanya kita sekarang menggunakan chat untuk berkomunikasi.

Aku pernah beberapa kali mengalami pengabaian jawaban salam ini. Seperti waktu itu aku minta izin tidak masuk kerja karena suatu hal. Aku mengetik Assalamualaikum kemudian menginformasikan urusanku. Dan dia hanya menjawab OK.

Aku sungguh kesal. Pertama dia tidak menjawab salamku dan kedua dia tidak merespon dengan baik apa yang telah aku sampaikan. Padahal dia adalah atasanku di kantor. Dia juga seorang muslim. Aku rasa ia bukannya tidak tahu tentang kewajiban menjawab salam tetapi ia hanya malas.

Dan itu bukan sebuah sikap yang aku harapkan dari seorang atasan. Mungkin ia sudah merasa aman dan selamat jadi tidak perlu lagi menjawab salam.

Naudzubillahi min dzalik!

Advertisements