Allah Yang Jamin

Sabtu, 03JUN17

Bang Zidan mengatakan hal ini kepadaku tempo hari, “Kalau misalnya vendor kita dan perusahaan ini tidak memberikan hak kita sebagai karyawan dalam hal penyesuaian gaji dan rapelan, maka kita serahkan saja urusan ini kepada Allah. Segala cara telah kita lakukan. Sekarang biarlah Allah yang mengurusnya. Pahit-pahitnya nih, misalkan saja uang itu tidak akan cair dan sama sekali tidak bisa kita dapatkan maka kita mesti tetap berhusnudzon kepada Allah. Semoga Allah segera memberikan kami ganti yang lebih baik lagi. Lebih barokah. Lebih manfaat untu kita dan keluarga.”

Aku mengangguk perlahan. Mendengarnya, aku perlahan-lahan setuju dan berusaha bersabar untuk menguatkan hati. Walau sebagian besar hati ini sakit dan terluka. Bagaimana bisa dalam satu perusahaan ada dua vendor outsorcing dan gaji yang diberikan dari keduanya itu berbeda. Harusnya sama. Aku bisa terima kalau misalkannya saja para pekerja yang dari vendor yang satu itu digaji karena pekerjaan yang berbeda dan beban serta tanggung jawab yang lain. Tapi dan tapi nih, pekerjaanku dan mereka itu sama.

Semoga akan segera ada jalan keluar bagi permasalahan ini.

Amin.

Advertisements