La La Land

Kamis, 02MAR17

Perjumpaan di jalan layang itu berlangsung sebentar saja. Malah terasa begitu sangat cepat. Mobil Prius di depannya masih saja berhenti. Padahal jalanan sudah bisa dilalui. Tapi si pengendara di depannya ini malah asyik membaca secarik kertas. Sepertinya ia sedang menghapal sesuatu. Sebastian bisa melihatnya dari belakang mobil itu. Kaca mobil mereka bersih dan bening sehingga pandangan ke depan bisa terang dan jelas. Sebastian menyalip mobil itu saat jalan sebelah kiri kosong. Saat ia melewati mobil itu, Sebastian menekan klakson berulang-kali. Tapi dasar tidak tahu malu, si pengendara mobil Prius itu malah mengacungkan jari tengahnya. Siapa yang salah, siapa yang justru malah marah. Dasar perempuan! Sebastian lalu memacu mobilnya dengan kencang. Namun paras perempuan berambut pirang tadi menjadi terus terbayang-bayang di pikiran. Continue reading

Cinta Itu Tumbuh

Malam ini aku buka Facebook dan muncul notifikasi tentang memory dari posting yang dulu. Dan aku menemukan posting yang bagus yang pernah aku buat pada saat itu.

###

Cinta itu tumbuh. Setiap hari cukup 0,001 % namun terus berkembang, tetap tumbuh, tiada henti laksana matahari yang terus bersinar, tanpa lelah, tanpa keluh kesah.

Cinta itu beradaptasi. Dari salam, sapa dan beberapa perhatian kecil. Dibutuhkan usaha yang keras dan istiqomah guna mencapai tujuan utama.

Cinta itu ada dalam logika dan nalar kita namun yang seringkali terjadi justru diluar itu. Ia tidak membutuhkan alasan atau pun sebab. Ia datang tanpa diduga. Pun bisa hilang secepat debu yang terguyur oleh tetesan air hujan. Continue reading

Malam Minggu

Di setiap akhir pekan, malam minggu selalu ditunggu. Hampir semua muda-mudi yang punya pacar selalu menantikan malam ini. Malam di mana kamu akan berdandan rapi saat mau ngapel, semprot minyak wangi ke seluruh badan dan bawain makanan spesial untuk ortu si pacar. Jemput si doi di rumah lalu pergi main ke luar. Bisa nonton bioskop, makan malam atau hanya bersantai ringan sambil bercanda-ria dengan pasangan.

Semua itu kamu lakukan atas dasar cinta. Terkadang saat kamu jatuh cinta, kamu sering berbuat konyol dan gila. Baik kamu sadari atau tidak. Tapi itulah seninya. Ketika kamu sudah dewasa, kamu akan menertawakan hal-hal yang pernah kamu lakukan dulu saat pacaran. Kamu akan berkata, “Kok bisa ya aku dulu bertingkah konyol kayak gitu?”

Continue reading