Tutup Mata Tutup Telinga

Seorang teman dari temanku bercerita tentang kondisi kantor, tempat ia bekerja. Seperti yang para pekerja ketahui bahwa UMP Jakarta di tahun 2016 adalah sebesar 3,1 juta rupiah. Tetapi sayang seribu sayang, nasibnya tidak seindah para pekerja lain. Ia dan rekan kerja yang lainnya belum menerima gaji yang sesuai, gaji yang seharusnya. Bahkan hingga akhir tahun 2016 tidak ada perkembangan apa-apa tentang hal itu.

Ketika ia bertanya kepada atasannya, mereka menjawab hal lain dan terkesan tidak mau diganggu tentang urusan hak pekerja tersebut. Ditanya A malah jawab B alias ngeles kayak bajaj yang dikejar setan kredit. Continue reading

Adaptasi

Di awal bulan ini, aku sudah menempati tempat tinggal baru. Sebuah rumah petak yang tidak terlalu besar. Namun aku merasa nyaman tinggal di sana. Tidak panas dan tidak perlu AC. Aku harap calon istriku bisa betah tinggal bersama di rumah.

Untuk pergi ke kantor, aku menggunakan jasa transportasi KRL (Kereta Rel Listrik) Commutter Line. Berdesakan, pegal dan berdiri adalah menu sehari-hari. Yah, ini adalah sebuah konsekuensi dari pilihan yang telah aku buat. Well, aku harus sudah bisa beradaptasi dengan baik. Continue reading

Uang Kas

Sekitar jam 10-an aku sampai kantor. Di sana aku segera memberitahukan teman-teman yang hadir mengenai perubahan regulasi uang kas yang selama ini aku pegang. Sehari sebelumnya aku sudah membicarakan hal ini kepada Ibu Aty, atasanku di kantor. Dan beliau setuju. Continue reading